Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Belajar Menulis

Pengalaman Perdana Menulis Puisi Alhamdulillah bergabung dengan grup blogger guru Indonesia menyenangkan.Dimana bisa belajar bersama dalam menulis, membuat puisi. Bergabung dg grup ini Alhamdulillah ku coba buat puisi tentang " masakan ibu..itu perdana lho..eh buatnya sampai berurai air  mata..terkenang "Emak tersayang" MasyaAllah ekspresi jiwa terungkap, lega.. ternyata aku bisa buat puisi..kosa kata yg banyak tersimpan mengalir begitu saja.. banyak membaca dulu yg kulakukan, ternyata banyak manfaatnya.. Hari ini ku buat 5 buah puisi patidusa..tak menyangka bisa jg ku buat puisi..mg bs menulis lebih baik lg Aamiin. Kenangan yang tak terlupakan bisa buat puisi juga..senang sekali. Dan buku antologi puisi Patidusa akan diterbitkan sebentar lg bersama kawan-kawan penulis yg sdh berpengalaman.. Banyak kenyataan yang  ku temui ditahun ini..ada suka bisa menulis bersama kawan-kawan penulis Indonesia yg keren-keren. Duka dan sediihnya saat ditinggalkan ibunda tercinta..bulan J...

Masakan Ibu

Masakan Ibu Ibu.. Sebelum berangkat sekolah Makanan sudah tersedia Dengan Bismillah Kamipun makan bersama Ibu.. Masakan mu teramat lezat Mengalahi makanan manapun Masakan mu Sangat nikmat  mengalahi masakan hotelmanapun Dengan bumbu racik sederhana Bumbu racik alami tanpa penyedap Tapi masakanmu sangatlah lezat MasyaAllah..tiada duanya Kini Ketika pulang ke Desa Ku tatap sekitar rumah Ku lihat kamarmu Masih ada Aromamu Ibu,, Terakhir sebelum kepergianmu Setoples garam masih ada Bumbu alami rempah desa Pun masih tersimpan Tak terasa air mata menetes Ibu.. masakanmu tiada duanya Kau racik dengan bumbu cinta Untuk menu keluarga tercinta Ibu.. Aku merindukan mu, hampir stahun setelah kepergianmu..😭😭😍😍

Rindu Ramadhan

 Merindukan Bulan Ramadhan Alhamdulillah sekarang dibulan Desember banyak turun hujan. Semoga hujan yang Allah SWT turunkan membawa berkah dan rahmat-Nya bagi kita semua, apapun profesi dan kegiatan kita. Tidak terasa sekitar Empat bulan ke depan kita akan bertemu bulan Ramadhan kembali. Dimana pada bulan Ramadhan tersebut syetan-syetan terbelenggu. Ketika masa kecil mendengar kata terbelenggu saya membayangkan bagaimana syetan-syetan itu diikat dengan tali..hehe,berarti tidak bisa mengganggu kita. Padahal tentu saja kita bisa menjadikan syetan-syetan itu terbelenggu dengan amalan Sholeh yg banyak dan puasa Ramadhan yg benar sesuai dengan rukun dan syaratnya. Pada bulan Ramadhan amalan kita dibalas berlipat ganda..misalnya membaca Al Qur'an satu huruf dinilai 1 kebaikan diberikan 10 pahala..jika dibulan Ramadhan, pahala nya akan dilipatgandakan lagi dua kali lipat. Rindu dengan suasana bulan Ramadhan..rindu ketika bersama sholat tarawih berjamaah, rindu ketika berbuka bersama..rind...

Al Qur'an Petunjuk Orang yang Bertaqwa

 Al Qur'an Petunjuk bagi orang yang bertaqwa Alhamdulillah, tentunya kita tahu bahwa Al Qur'an adalah kitab suci umat yang beragama Islam. Al Qur'an diturunkan Allah SWT melalui malaikat Jibril dan disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW. Al Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur, tidak diturunkan secara bersamaan.Diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sesuai dengan beberapa peristiwa yang terjadi pada masa itu. Dalam Q.S Al-Baqarah ayat 2 yang artinya: "Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa" Jelas sekali dalam ayat diatas bahwa tidak ada keraguan dalam Al Qur'an tersebut, dan ayat-ayat Al Qur'an telah membuktikan kebenaran nya selama lebih kurang 14 abad yang lalu. Tentunya kita sebagai seorang Muslim, semoga selalu istiqomah untuk menjalani kehidupan kita ini sesuai dengan petunjuk yang diajarkan dalam Al Qur'an. Dan diakhir ayat dikatakan bahwa Al Qur'an adalah petunjuk bagi orang yan...

Belajar Menulis

 Kisahku Belajar Membaca dan Menulis Dulu ketika di Sekolah Dasar aku pernah tidak naik kelas.Bapakku seorang guru juga di tempatku sekolah. Karena pada saat itu aku duduk dikelas 3 SD N di desaku.Karena belum lancar mrmbaca, akhirnya bapak yg meminta kepada wali kelas ku agar aku belum naik kelas. Aku menangis tapi pasrah saja dengan keputusan bapak. Setelah itu tidak naik kelas ke kelas 4 SD, membuatku bertekad untuk bisa membaca.. Kebetulan petugas perpustakaan saat itu adalah adiknya bapakku. Dengan begitu semakin sering aku membaca..dan semua buku-buku cerita versi anak SD ku lahap semua.sehari bisa 2 atau 3 buku ku baca. Akhirnya karena sering membaca, aku jadi lancar membaca. Aku sudah menjadi kutu buku. Membaca buku bagiku ibarat memakan makanan yang Lezat.. Buku majalah Islami di zamanku ku lahap semua. Bagian-bagian yang penting dan bagus sering ku tulis dalam sebuah buku.tapi itu dulu sekali sampai kuliah..masih sering menulis.Tapi tulisanku masih menjadi koleksi pribadi...